Minggu, 06 September 2015

MANAGEMENT JARINGAN KOMPUTER

Manajemen Jaringan Komputer

Definisi dan Ruang Lingkup Manajemen Jaringan Komputer

Manajemen
       Dalam terminologi umum, mencakup:
       Perencanaan (Planning)
       Organisasi (Organizing)
       Monitoring
       Accounting
       Controlling terhadap suatu aktivitas
Manajemen Jaringan
       Adalah kemampuan menerapkan suatu metode untuk :
       Merencanakan (planning) sumber (resourses) serta komponen sistem dan jaringan komputer
       Memonitor suatu jaringan
       Mengontrol suatu jaringan
Ruang Lingkup
       Mencakup :
       Aset Perangkat keras : Komputer, Hub, Switching, Router, PBX, Sentral Telefon, Piranti Transmisi / Trunking
       Aset Perangkat lunak : Sistem Operasi (Operating System)/ Network Operating system, Aplikasi, Dll.
Sasaran Manajemen JarKom
             Menjaga agar jaringan tetap berjalan
       Menjaga Sistem agar tetap beroperasi
       Mengumpulkan informasi tentang  “kesehatan” suatu jaringan
Memelihara Kinerja Jaringan
       Jaringan harus mampu mendatangkan manfaat (terus menerus -> Optimal)
       Memahami kapan pelanggan menjadi tidak puas
       Memelihara QoS yang disepakati
       Manajemen Jaringan harus mampu menyediakan informasi yang diperlukan u/ analisis jangka pendek maupun jangka panjang

Mengurangi ongkos kepemilikan (memberikan added value)
       Perangkat yang diinstal adalah suatu pengeluaran (ongkos)
       Manajemen : Reaktif (suatu tindakan reaktif  terhadap suatu masalah-masalah) - > kadang  tidak memperhatikan berapa besar biaya yang  dikeluarkan u/ menyelesaikan
       Manajemen : Proaktif (suatu tidakan yang  terencana) -> diharapkan dapat menekan biaya-biaya seperti pada manajemen yang bersifat  reaktif
Batasan Manajemen JarKom
       Manajemen Jaringan adalah suatu aplikasi untuk mengelola suatu resources berupa Perangkat keras/ Perangkat lunak suatu jaringan
       Mampu memberikan informasi-informasi akurat yang diperlukan untuk kepentingan bisnis

Masalah dalam Implementasi Manajemen JarKom
Multi Vendor :
       Perangkat Keras = Berbagai macam teknologi, dan layanan (Voice, Video, Message, Data)
       Perangkat Lunak =  Sistem Operasi, Protokol, dan aplikasi
Solusi Implementasi Manajemen JarKom
Total Solution (Solusi Menyeluruh) - > Vendor tunggal
       Kelebihan :
       Simple dalam penerapannya
       Kerugian :
       Ketergantungan
*) Catatan : Semua industri jaringan /telekomunikasi memiliki kepentingan u/ memonopolinya, dengan berbagai cara
Standarisasi (Mengikuti suatu, aturan/rule yang disepakati bersama)
        Keuntungan :
       Tidak tergantung dari suatu vendor
       Kerugian :
       Sangat rumit dalam implementasinya
*) Catatan: Solusi ini  merupakan cara yang bijaksana.


TOPOLOGI, VLSM, CIDR
       Pemetaan Jaringan
       Menggambarkan struktur dari suatu jaringan / bagaimana sebuah jaringan didesain
       Physical topology
       menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik
       Logical topology
       menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host

Physical topology

       MESH
       Semua node harus terhubung
       Rumit & boros kabel
       BUS
       Menggunakan kabel koaksial
       1 jaringan = 1 saluran kabel
       Hemat kabel
       Layout kabel sederhana
       Mudah dikembangkan
       1 client rusak maka jaringan tidak berfungsi
       RING
       Kabel yang digunakan akan membentuk lingkaran tertutup seperti cincin
       Hemat kabel
       Pengembangan jaringan kaku
       STAR
       Memiliki pusat jaringan / konsentrator
       Semua client terhubung ke konsentrator
       Fleksibel
       Penambahan resource tidak akan mengganggu jaringan
       Boros kabel
       Perlu penanganan khusus
       Bergantung sepenuhnya pada konsentrator

Logical topology
       TOKEN RING
       Menggunakan token yang berputar dalam jaringan yang bertugas sebagai pembawa pesan antar node

       ETHERNET
       Cara kerjanya dengan melakukan broadcast ke semua node
       Hanya node yang dituju yang akan memproses pesan
       Rentan terjadi collision data
       FDDI (Fiber Distributed Data Interface)
       Dirancang untuk jaringan kecepatan tinggi
       Prinsip kerja hampir sama dengan token ring
       Memiliki jalur cadangan sebagai backup jika jalur utama putus
       Biasanya diletakkan pada backbone jaringan untuk menangani arus data yang padat
Tipe Jaringan
       Dari sisi manajemen jaringan, baik dalam hal data, informasi, komunikasi maupun hak akses pengguna, jaringan dikelompokkan dalam 3 tipe, yaitu:
       Jaringan Peer to peer (workgroup)
       Jaringan client server
       Jaringan Hybrid
Client-Server (Server Based)
       Server merupakan kunci utama
       Akses kontrol bersifat Centralized
       Menggunakan processor yang cepat
       Memory yang besar
       Extra peripherals

Hybrid
       Kombinasi dari jaringan Peer to Peer dan Server
       Pengguna dapat membagi “resource” yang dimiliki ke pengguna lain seperti pada jaringan server-based

Peer To Peer
       No centralized control
       Keduanya bertindak sebagai client & server
       Institutionalized chaos & security concerns
       Penambahan mesin akan melemahkan kerja jaringan

SUBNETTING
        
       Memecah jaringan
       Efisiensi IP dalam jaringan
       Kisaran :  
       Jumlah Subnet,
       Jumlah Host per Subnet,
       Blok Subnet,
       Alamat Host Broadcast.

CLASSLESS INTER DOMAIN ROUTING
Ex : 192.168.2.0 / 26
Analisa :
       192.168.2.0 à kelas C
       /26 à 11111111.11111111.11111111.11000000
       Jumlah subnet : 2x à x = banyaknya binari 1 pd oktet terakhir
       Jumlah host per subnet : 2y – 2 à y = banyaknya binari 0 pd oktet terakhir
       Blok subnet : 256 – (nilai oktet terakhir subnet mask)
       Buat tabel untuk alamat valid
       Jumlah subnet : 22 = 4
       Jumlah host : 26 – 2 = 62
       Blog subnet : 256 – 192 = 64
.     Subnet lengkap : 0, 64, 128, 192
       Alamat host & broadcast :

VARIABLE LENGTH SUBNET MASK
      Subnetting berdasarkan jumlah host
      Ex : 204.25.95.0/24
      Kebutuhan :
      Net A : 14 Host
      Net B : 28 Host
      Net C : 2 Host
      Net D : 7 Host
      Net E : 28 Host
      di butuhkan 5 bit host(25-2=30 hosts) dan 27 bit net untuk melakukan subnetting
      netA (14 hosts): 204.25.95.0/27 
      ada 30 hosts; tidak terpakai 16 hosts
      netB (28 hosts): 204.25.95.32/27
      ada 30 hosts; tidak terpakai  2 hosts
      netC ( 2 hosts): 204.25.95.64/27
      ada 30 hosts; tidak terpakai 28 hosts
      netD ( 7 hosts): 204.25.95.96/27
      ada 30 hosts; tidak terpakai 23 hosts
      netE (28 hosts): 204.25.95.128/27
      ada 30 hosts; tidak terpakai  2 hosts
      Buat urutan berdasar penggunaan jumlah host terbanyak (14,28,2,7,28 menjadi 28,28,14,7,2)
      tentukan blok subnet berdasarkan kebutuhan host:
      28 hosts + 1 network + 1 broadcast = 30 à menjadi 32 ip ( /27 )
      14 hosts + 1 network + 1 broadcast = 16 à menjadi 16 ip ( /28 )
      7 hosts + 1 network + 1 broadcast = 9 à menjadi 16 ip ( /28 )
      2 hosts + 1 network + 1 broadcast = 4 à menjadi  4 ip ( /30 )
      netB (28 hosts): 204.25.95.0/27 à ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
      netE (28 hosts): 204.25.95.32/27 à ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
      netA (14 hosts): 204.25.95.64/28 à ada 14 hosts; tidak terpakai 0 hosts
      netD ( 7 hosts): 204.25.95.80/28 à ada 14 hosts; tidak terpakai 7 hosts
      netC ( 2 hosts): 204.25.95.96/30 à ada  2 hosts; tidak terpakai 0 hosts



Minggu, 04 Mei 2014

                                                  BALI KOTA WISATA
     
   1.Pura uluwata

                                           
 
 Pura Uluwatu memiliki nilai yang luhung bagi masyarakat Bali yang terkenal begitu religius. Lingkungan pura Uluwatu sendiri konon telah berdiri sejak sekitar abad ke-11, yang menurut perhitungan kuno seusia dengan seorang empu terkenal bernama Empu Kuturan yang mendirikan pelinggih di lingkungan Pura Besakih. Yang kemudian tempat tersebut dipilih oleh Pendeta Dahyang Nirarta untuk mencapai moksa dan menapaki hakikat kesucian jiwa yang bersih dari noktah dan dosa. Pura Uluwatu adalah Pura Hindu


 2.Jalan-jalan pulau nusa lembongan dengan beach club cruise bali hai
                                       
                         
   Beach Club Cruise, pesiar sehari penuh ke pulau Nusa Lembongan dengan kapal mewah dengan menikmati keindahan alam laut. Pengalaman yang sangat mempesona di sebuah pulau tropis yang masih murni dengan keindahan dan ke-elokan pemandangan laut yang begitu menawan. Setelah meluncur dengan kenyamanan Catamara mewah Bali Hai ke pulau Lembongan. Anda akan diajak ke Beach Club. Di sini Anda dapat bersantai di pasir keemasan, berbaring kembali di bawah naungan kebun tenang


3.Bali bird park
                                              




  Bali Bird Park terletak di Desa Singapadu, Gianyar – Bali. Wisata ini sangat cocok lagi bagi pecinta satwa burung dan bagi anak-anak untuk lebih mengenal dan menyayangi lingkungan dan satwa sekitarnya. Lokasinya di jalur objek wisata Batubulan dan Kintamani, jadi sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja.  Objek wisata Taman Burung Bali Bird Park ini memiliki sekitar 1000 ekor satwa unggas dari 250 spesies, dengan luas 2 hektar, anda bisa melihat cara


4.Wisata alam sambil naik gajah

                                     
elephant safari ride


Taman Gajah Taro merupakan salah satu objek wisata alam yang apabila berkunjung kesini anda dapat bermain, bersantai hingga mengenal karakter serta kebiasaan dari gajah-gajah terbaik Sumatera yang dilindungi, dipelihara serta dikembangbiakkan di taman ini. Selain hal tersebut diatas, bagi pengunjung yang datang dapat melakukan berbagai kegiatan antara lain: menunggang gajah mengelilingi taman, memandikan gajah, memegang dan memberinya makan serta berfoto bersama gajah. Agar gajah-gajah tetap dalam keadaan sehat terawat dan